Investasi menjadi sesuatu yang semakin buming di Indonesia akhir-akhir ini. Dengan berbagai jenis investasi yang ada saat ini, semakin banyak orang Indonesia yang akhirnya mulai menyadari betapa pentingnya investasi.

Permasalahan lain muncul ketika banyak perusahaan yang memberikan iming-iming investasi tetapi sebenarnya hal tersebut merupakan tindak penipuan terselebung. Investasi bodong menjadi ancaman nyata bagi masyarakat Indonesia yang sudah berminat melakukan investasi tetapi masih memiliki pengetahuan minim mengenai investasi yang diikuti.

Baru-baru ini, OJK ‘menenggelamkan’ beberapa perusahaan yang terindikasi melakukan hal yang tidak sesuai koridor hukum di Indonesia. OJK melalui Satgas-nya merilis 10 perusahaan yang diindikasikan melakukan tindak penipuan.

Nama-nama perusahaan yang diberhentikan operasi oleh OJK antara lain :

No Nama Entitas Kegiatan Usaha
1 PT Investasi Asia Future Pialang berjangka tanpa izin
2 PT Reksa Visitindo Indonesia Pialang berjangka tanpa izin
3 PT Indotama Future Pialang berjangka tanpa izin
4 PT Recycle Tronic Pialang berjangka tanpa izin
5 MIA Fintech FX Pialang berjangka tanpa izin
6 PT Berlin Internasional Teknologi Penjualan produk MLM tanpa izin
7 PT Dobel Network Internasional Penjualan produk MLM tanpa izin
8 PT Autumn Karya Indonesia Penjualan emas dengan sistem digital
9 Zain Tour & Travel Kegiatan travel umrah tanpa izin
10 PT WhatsappIndonesia Penipuan berkedok undian berhadiah

Ketidak tahuan masyarakat membuat investasi bodong tumbuh pesat

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, berbagai penawaran investasi bodong memang membuat banyak masyarakat awam di investasi menjadi incaran yang sangat mudah menjadi korban.

Ketidak tahuan masyarakat mengenai investasi yang diikuti atau tergiur dengan iming-iming yang sebenarnya tidak masuk akal membuat perusahaan-perusahaan yang tidak memiliki izin secara hukum tumbuh subur di Indonesia.

Jika ada orang, siapa pun dia yang mengajak Anda bergabung untuk investasi dengan iming-iming yang terlalu besar, hampir dipastikan bahwa itu merupakan indikasi penipuan.

Investasi memang memungkinkan Anda mendapat keuntungan, tetapi keuntungan yang didapatkan pun memiliki rasionalitas yang harus dipertanyakan.

Penting untuk mencari tahu lebih lagi mengenai jenis investasi apa yang ingin diikuti. Kurangnya mencari informasi bisa berakibat fatal, Anda mungkin bisa tertipu dan uang yang Anda miliki hanya tinggal kenangan.