Kemajuan teknologi memang membuat banyak hal berubah. Berbagai kemudahan yang ditawarkan pun membuat berbagai lapisan masyarakat bisa terbantu untuk berbagai hal. Salah satu kemudahan yang hadir tentu pada layanan keuangan yang berbasis teknologi.

Saat ini, tren perusahaan yang membuat berbagai produk Finance Technology(Fintech) menjadi tanda bahwa bank konvensional harus segera berbenah.

Kemudahan yang ditawarkan oleh banyak Fintech membuat masyarakat cenderung memilih untuk menggunakannya. Tak heran memang, Fintech selain mudah juga lebih memberikan berbagai hal menarik lainnya. Bank pun kini harus mulai berinovasi lebih lagi jika tak ingin tertinggal dengan berbagai layanan Fintech.

Melihat fenomena Fintech ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan bank untuk lebih berinovasi dan melakukan digitaliasi yang lebih banyak terhadap dunia perbankan.

OJK melihat teknologi perbankan harus lebih banyak berinovasi jika tidak ingin tergerus oleh Fintech. Bagaimana pun, sudah banyak contoh bahwa perusahaan yang tidak memberdayakan teknologi dengan baik maka akan tertinggal.

Perbankan terancam Fintech

Berbagai contoh sudah bisa dilihat tentang bagaimana peranan teknologi menentukan banyak hal saat ini. Dengan kemajuan teknologi dan kemudahan yang ditawarkan, ini juga membuat berbagai perubahan serta kebiasaan dari masyarakat.

Mulai dari media, transportasi hingga bisnis, semuanya kini sudah beralih ke era digitalisasi.

Perwakilan OJK, Direktur Pengaturan Pasar Modal OJK, Luthfy Zain mengatakan bahwa sudah banyak contoh nyata bagaimana perusahaan yang lamban dalam menggunakan digitalisasi akan tertinggal.

Lebih lanjut, Zain mengatakan pihak bank harus lebih banyak berinovasi karena persaingan dengan Fintech yang saat ini semakin ketat.

Kendati mendorong bank untuk lebih berinovasi dalam teknologi, Zain juga menyadari bahwa ada beberapa keterbatasan yang membuat bank sulit untuk melakukan hal tersebut. Dari segi teknologi serta SDM yang ada – bank sebetulnya sudah memiliki modal lebih dari cukup, namun untuk bisa mengexplore lebih – pihak bank berbenturan dengan privasi data.

Perkembangan Fintech sendiri bukan hanya menjadi perhatian bagi pemerintah Indonesia. Berbagai negara juga sedang mengalami hal yang sama, dari sini pula saat pertemuan IMF-World Bank di Bali lalu juga memasukkan isu Fintech ke salah satu pembahasan.