Tahun 2018 bisa dikatakan menjadi tahun yang berat bagi banyak negara karena permasalahan ekonomi yang melandanya. Kita bisa lihat bagaimana Venezuela yang mengalami inflasi besar-besaran, Argentina juga tengah berjuang untuk keluar dari permasalahan ekonomi yang melanda negara tersebut, Turki pun harus mengalami permasalahan ekonomi yang sulit karena pelemahan mata uang lira.

Sama seperti beberapa negara yang mengalami permasalahan pelik untuk ekonominya di tahun 2018, Indonesia pun harus merasakan hal yang kurang lebih sama – meskipun masih cukup jauh dari kemerosotan seperti yang dialami oleh Turki, Argentina atau bahkan Venezuela.

Rupiah sempat melemah hingga mencapai 15 ribu per-satu dollar AS. Rupiah saat ini bahkan berada dititik terendah sejak tahun 1998 lalu.

Pelemahan rupiah yang membuat banyak pihak panik perlahan mulai membaik. Setidaknya hingga artikel ini diterjunkan, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sudah berada dikisaran 14800an dan menguat jika dibandingkan beberapa hari lalu.

Penguatan rupiah sendiri terjadi karena dollar AS yang mengalami pelemahan terhadap beberapa mata uang asing dari negara maju. Pelemahan ini membuat rupiah mengalami penguatan meskipun tidak terlalu signifikan.

Rupiah masih belum aman

Sebagai negara berkembang, Indonesia bisa dikatakan sebagai negara yang tidak memiliki pengaruh cukup besar dalam ‘mengatur’ ekonomi dunia. Ini juga terlihat bagaimana Indonesia terkena imbas dari konflik perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan China.

Melihat gejolak yang bisa terjadi pada negara lain, ini membuat posisi rupiah belum sepenuhnya aman. Ada faktor eksternal yang tidak bisa dikendalikan oleh pemerintah sehingga membuat posisi rupiah belum bisa dikatkaan seratus persen aman.

Faktor eksternal tentu tidak bisa dihindarkan, tetapi yang perlu dilakukan adalah penguatan dari faktor internal.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat Indonesia secara luas untuk membantu penguatan dan kestabilan rupiah terhadap dollar AS. Hal-hal sederhana itu seperti :

  1. Mulai mencintai rupiah dengan menukarkan dollar AS yang dimiliki ke rupiah
  2. Tidak membeli produk dari luar terlebih dahulu karena otomatis akan menggunakan dollar AS untuk bertransaksi
  3. Menunda liburan ke luar negeri dalam waktu dekat

Hal-hal sederhan diatas bisa dilakukan guna membantu penguatan rupiah dari dalam. Sementara itu, kita hanya bisa berharap tidak ada pergejolakan yang mengakibatkan imbas buruk terhadap perekomonian Indonesia.